Akibat Cemburu, Perempuan di Banyuwangi Tewas di Rusuk Suami Sirih

 


BANYUWANGI - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung maut menggemparkan warga Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.


Seorang perempuan berinisial YK (25), tewas setelah diduga ditikam menggunakan pisau oleh suami sirinya, Su (31). Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/8/2026).


Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya kini tengah mengumpulkan barang bukti, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengamankan suami korban.


"Masih kita lakukan pendalaman lebih lanjut. Sementara untuk terduga pelaku sudah dapat kami amankan," kata Lanang kepada wartawan.


Informasi dari kepolisian menyebutkan, YK berasal dari Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Korban kemudian menikah siri dengan Su yang merupakan warga Desa Temuasri.


Sebelum kejadian, perempuan berusia 25 tahun itu sempat terlibat cekcok dengan suaminya di kamar. Dalam adu mulut itu, Su menusuk istrinya menggunakan pisau kecil.


Korban mengalami luka tusuk pada bagian perut. Sang suami sempat melarikannya ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun setelah menjalani perawatan intensif selama dua jam, nyawa YK tak tertolong.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama