Serba Hitam, Massa BEM UI Bersiap “Merebut Kemerdekaan” di Bundaran HI

 


JAKARTA - Massa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersiap menggelar aksi bertajuk “Merebut Kemerdekaan” di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).


Pantauan TribunnewsDepok.com, massa mulai berdatangan ke area lapangan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UI Kampus Depok sekira pukul 10.00 WIB.


Para mahasiswa lintas fakultas tersebut terlihat mengenakan baju serba hitam, serta jas almamater kebanggan berwarna kuning terang.


Tak hanya itu, massa juga membawa berbagai spanduk berisikan pelbagai tuntutan dan aspirasi.


Isi tulisan spanduk tersebut di antaranya, “Katanya Merdeka, Nyatanya Sengsara”, “Dulu Dijajah Penjajah, Sekarang Dijajah Penguasa”. 


Selain itu, massa juga membawa perbekalan logistik aksi berupa makanan dan air minum dalam kemasan.


Selain itu, terdapat 22 angkutan kota (angkot) yang disiagakan untuk mengangkut massa ke bundaran HI.


Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan (Athof), menegaskan bahwa langkah mahasiswa turun ke jalan merupakan bentuk pertanggungjawaban moral atas penindasan yang kian nyata.


Athof mengingatkan kembali hakikat utama pendirian republik ini sebagai sebuah negara yang sepenuhnya dimiliki oleh rakyat, bukan kelompok tertentu.


“Total kalau misalkan massa pendataan kami bersama kampus-kampus lain ada sekitar 1.000, UI ada 500,” kata Athof.


Ia mengecam keras adanya kolaborasi antara kekuasaan eksekutif dan legislatif yang dinilai bersatu demi melahirkan kebijakan-kebijakan tak berpihak kepada rakyat kecil.


"Setelah 81 tahun Indonesia merdeka, slogan 'Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur' hanya omong kosong belaka," ujar Athof dengan nada lugas.


Athof membongkar kepalsuan kedaulatan tersebut dengan menyinggung rentetan aksi penangkapan sewenang-wenang terhadap kalangan pemuda serta tindakan represi terhadap media sejak Agustus tahun lalu.


Selain krisis keadilan hukum, BEM UI juga menyoroti realitas pahit terkait kemakmuran rakyat yang dinilai makin jauh dari panggang api.


Athof menyebutkan bahwa kelangkaan lapangan kerja yang berkualitas masih menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi muda Indonesia saat ini.


Ia juga menyentuh persoalan hak-hak dasar masyarakat yang seharusnya dijamin oleh negara tanpa terkecuali.


"Amanat konstitusi mengenai pendidikan dan kesehatan gratis berkeadilan sekarang hanyalah omong kosong belaka," pungkas Athof.


Pernyataan tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa kalangan mahasiswa akan terus mengawal dan menagih janji kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia. (Tribundepok.com)


#Demo #UI #Kemerdekaan


Foto 1: Kenakan Baju Hitam, Massa BEM UI Mulai Bergerak untuk Aksi “Merebut Kemerdekaan”. (Tribun Network)


Foto 2: Massa BEM UI Serba Hitam, Aksi “Merebut Kemerdekaan” Segera Digelar di Bundaran HI. (Tribun Network)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama